Ayam Bakar Taliwang Bu Midrah Khas Lombok – Tenggilis Mejoyo

Jelajah nusantara, barang kali begitu tema postingan saya akhir-akhir ini. Dan kebetulan minggu lalu dengan teman-teman admin surabayakuliner.co.id janjian untuk makan di Ayam Taliwang Bu Midrah Khas Lombok yang berlokasi di jalan Tenggilis Mejoyo 32 AJ 3. Lokasinya ini tidak jauh dari kampus Ubaya Tenggilis selisih 3 rumah dari Al****di satu lokasi dengan Soto Ayam Lamongan dan Nasi Rawon Ny. Yong ya hampir mirip seperti pujasera tapi lebih kecil.

Jujur ini pertama kali makan ayam taliwang jadi jika ditanya mirip dengan yang di lombok sana saya angkat tangan. Tapi soal rasa mungkin bisa dibilang ini “selera gw banget” pokoknya. Bayangkan dalam 3 hari berturut-turut saya makan ayam taliwang dan kejadian langka karena jarang-jarang saya bisa makan menu yang sama di tempat yang sama pula.

Karena lokasi memasak dilakukan diluar jadi bisa kami intip bagaimana cara memproses alias cara memasaknya. Dan yang sedikit unik disini adalah sebelum dibakar ayam terlebih dahulu digoreng setengah matang dan kemudian dibakar sambil diolesin bumbu atau sambal taliwang hingga matang. Mencium aroma asap dari bakarannya harum dan menggugah selera bahasa kerennya bikin mouth watering hehehehe.

Diiming-iming cerita udah biasa, dikasih pamer foto makanan udah kebal, tapi klo digoda saya bau-bau aroma makanan sungguh tak sanggup menahan godaan. Untung tak seberapa lama pesanan kami datang dan tak pakai lama langsung lheebbb…

Ayam Bakar Taliwang (credit : Cak Tatax)

Pertama saya coba ayam taliwang, untuk ayam taliwang kami pesan 2 yakni biasa dan madu. Untuk ayam bakar taliwang yang biasa rasanya lebih gurih dan cenderung, sedangkan untuk ayam bakar taliwang madu tentu lebih manis dan rasa gurih tetap ada. Akhirnya kami sepakat bahwa ayam bakar taliwang madu lebih enak tapi bukan berarti ayam bakar taliwang yang bisa tidak enak lho…

Selanjutnya ada Ikan Bakar Taliwang sebenarnya untuk bumbu hampir sama dengan ayam bakar taliwang, tapi untuk ikan tentu lebih pas adalah yang pedas. Menggunakan ikan gurame rasa ikan bakar taliwang ini heel lekker… Saking enaknya ikan bakar taliwang ini bahaya sekali karena bisa bikin nyemego alias ngabis-ngabisin nasi.

Ikan bakar taliwang (credit : Cak Tatax)

Terakhir ada ayam goreng sasak, secara penampakan hanya seperti ayam goreng biasa kemudian diberi sambal dan bawang segar diatasnya. Namun siapa mengira justru dari penampilannya yang sederhana itu muncul sebagai juara kali ini. Ya ayam goreng sasak dari Ayam Bakar Taliwang Bu Midrah ini memang layak diacungi jempol, bukan cuma dua tapi sepuluh jempol. Gurih, pedas, segar dan nagih itulah empat kata yang pantas untuk mengungkapkan rasa dari ayam goreng sasak ini. Dan karena ayam goreng sasak ini pula yang memaksa saya makan ditempat yang sama dan menu yang sama selama 3 hari berturut-turut karena bikin ketagihan.

Ayam Beberuk/Ayam Goreng Sasak (credit : Cak Tatax)

Untuk garnish a.k.a sambal dan lalapan ada sambal taliwang dan sambal beberuk. Sambal taliwang ini sekilas hampir mirip seperti bumbu ayam dan ikan bakar taliwang jadi seperti ekstra bumbu atau sambal saja. Yang unik dan khas lombok adalah sambal beberuk. Sambal beberuk ini terbuat dari terong hijau yang diiris kecil dan tipis kemudian dicampur kedalam sambal yang terbuat dari cabe, bawang merah dan bawang putih yang diberi sedikit air jeruk. Dan saran saya jika makan ayam bakar taliwang di Ayam Bakar Taliwang Bu Midrah ada baiknya jika kedua sambal ini dicampur terlebih dahulu rasanya jadi lebih mantappp.

Secara keseluruhan Heel lekker… Dan hati-hati ayam goreng sasak disini bikin ketagihan, waspadalah waspadalah!

Ikan Bakar Taliwang 1 ekor IDR 35.000
Ayam Bakar Taliwang 1 ekor IDR 46.000
Ayam Bakar Taliwang + Madu 1 ekor IDR 50.000
Ayam Goreng Sasak 1 ekor IDR 45.000

Ayam Bakar Taliwang Bu Midrah
Jalan Tenggilis Mejoyo 32 AJ 3, atau
Jalan Rungkut madya 187 (seberang Purimas)
Buka mulai pukul 10.30 – 21.30

 

Advertisements

Nasi Kuning Khas Ambon Avon – Jalan Lusi

Seperti yang pernah saya katakan di postingan sebelumnya bahwa Surabaya ini merupakan kota dengan masyarakat yang memiliki beraneka ragam latar belakang budaya. Jika postingan sebelumnya itu saya tersepona dengan kuliner khas Banjar atau Kalimantan Selatan untuk kali ini saya menyeberang agak jauh menuju Indonesia bagian Timur, Ambon!

Nasi kuning, sekilas terdengar biasa saja tapi begitu diberi tambahan kata Nasi Kuning Khas Ambon akhirnya jadi luar biasa. Ya kali ini menu andalan dari Warung Avon yaitu Nasi Kuning Khas Ambon. Warung Avon ini letaknya di jalan Lusi dekat dengan KFC Raya Darmo. Untuk lebih jelasnya bisa melihat SS map atau bisa dengan bantuan google map untuk mencari.

Warungnya berada  diujung jalan Lusi, diujung karena jalan Lusi ini tidak tembus jadi bukan jalan yang bisa dilalui kendaraan untuk lalu-lalang. Tapi jangan dikira karena lokasi tidak dilalui kendaran kemudian warungnya jadi sepi, hoo salah besar justru Warung Nasi Kuning Khas Ambon Avon ini pembelinya rata-rata naik mobil dan sampai mengantri sambil teriak beta, beta!

Kembali ke urusan ngunyah mengunyah, apa sih beda nasi kuning biasanya (Jawa) dengan nasi kuning ambon. Well jika nasi kuning jawa lebih pulen jadi sedikit lengket sedangkan nasi kuning ambon ini lebih pera. Selain dari cara masak mungkin bisa juga dari komposisi santan dan bumbu-bumbu yang membuatnya jadi seperti itu.

 

Seharusnya saya pesan yang paling top disini yaitu Nasi Kuning Lauk Cakalang Pedas atau Tongkol, tapi berhubung sedang malas makan ikan jadi pilihan saya jatuh pada ayam. Rasa bumbu pedasnya selain pedas juga agak manis mirip antara bumbu bali dengan bumbu rujak (bukan rujak uleg ya). Nasi kuningnya gurih lauknya pedas manis cocok sekali buat sarapan.

Selain itu ada garing ketela, bihun, dan serundeng sebagai pelengkap. Tidak lupa juga ada perkedel kentang yang rasanya ngentang dan gurih banget sob. Jadi buat sobat-sobat sukul berdomisili atau berkantor di daerah Surabaya pusat kini ada pilihan tambahan untuk menu sarapan Nasi Kuning Khas Ambon yang dijamin heel lekker

Nasi Kuning Telur – IDR 14k
Nasi Kuning Ayam – IDR 15k
Perkedel Kentang – @IDR 2k

Nasi Kuning Khas Ambon Avon
Jln. Lusi (masuk jalan Lusi paling ujung)
Buka mulai pagi – siang