Soto Banjar Bunda Rafi – Rungkut Asri Utara

Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya memiliki daya tarik bagi orang-orang dari seluruh penjuru nusantara untuk menempuh pendidikan, maupun mencoba peruntungan yang lebih baik dikota. Keberadaan pendatang dari berbagai pelosok nusantara ini juga ikut mempengaruhi ragam kuliner di Surabaya. Salah satunya adalah Soto Banjar, soto khas yang berasal dari Banjar, Kalimantan Selatan.

Soto Banjar berbahan utama ayam dan beraroma harum rempah-rempah seperti kayu manis, pala, dan cengkeh. Soto Banjar pada umumnya berisi ayam suwir, perkedel kentang atau kentang rebus, irisan telur rebus, dan lontong/kupat. Soto Banjar sekilas mirip dengan soto ayam namun yang membedakannya adalah Soto Banjar tidak menggunakan kunyit atau kunir.

Di Surabaya ada cukup banyak rumah makan atau depot yang menyajikan menu Soto Banjar dan pilihan kali ini jatuh pada Soto Banjar Bunda Rafi yang berlokasi di Rungkut Asri Utara RL XII/19. Untuk lebih memudahkan lokasinya berada diseberang Depot Serri yang menyajikan masakan chinese food.

Secara penampilan dan isian, Soto Banjar Bunda Rafi ini hampir seperti yang saya jelaskan sebelumnya namun disini saya ditawari menggunakan lontong atau nasi. Karena tadi pagi belum sempat sarapan maka seperti kebanyakan orang Indonesia, belum makan kalo belum ketemu nasi hehehehe…

Untuk rasa sendiri sepertinya sudah menyesuaikan dengan lidah dan selera orang-orang Surabaya. Dimana rata-rata orang Surabaya atau Jawa Timur lebih suka dengan rasa yang lebih kuat dan tajam atau istilah kerennya strong. Padahal jika merunut asal muasalnya Soto Banjar ini rasanya lebih light atau ringan bila dibandingkan soto ayam dan warnanya pun lebih pucat.

Karena saya lahir dan besar di Surabaya maka secara otomatis selera saya mengikuti selera orang asli Surabaya yaitu yang strong. dan bisa dibilang saya cocok dengan rasa Soto Banjar yang ada di Soto Banjar Bunda Rafi ini. Tidak percaya? Silahkan dibuktikan sendiri karena saya dan beberapa orang sahabat juga cocok dengan Soto Banjar disini.

Tapi ada sedikit kekurangan, Soto Banjar Bunda Rafi hanya menyediakan Soto Banjar, padahal menyantap Soto Banjar lebih afdol bila ditemani oleh Sate Banjar. Untuk yang ini setuju dengan saya kan sobat sukul?

Soto Banjar IDR 17k/porsi
Telur IDR 3k/butir
Perkedel IDR 1k/biji

Soto Banjar Bunda Rafi
Jln. Rungkut Asri Utara RL XII/19
Surabaya

 

Minumlah kopi sebelum berolahraga!

Beberapa saat lalu saya sempat berbincang-bincang dengan beberapa orang senior trail runners. Dan memperoleh beberapa informasi bahwa kopi bisa menjadi doping saat berlari. Antara percaya dan tidak percaya ketika saya kembali aktif berlari mencoba anjuran tersebut.

Dan sama halnya saya dan mungkin bagi sebagian orang minum kopi dipercaya dapat mengurangi rasa kantuk. Tapi ternyata kopi juga memiliki manfaat lain? Setelah bertanya dari beberapa sumber dan mencari artikel tentang minum kopi berikut beberapa manfaat dari minum kopi sebelum berolahraga.

  • Stimulan Alami
    Kafein yang terkandung didalam kopi merupakan stimulan alami terbaik. Kafein dapat membantu memperlancar peredaran darah dalam tubuh. Sirkulasi atau peredaran darah yang baik dapat menghasilkan latihan yang baik karena otot manusia membutuhkan oksigen lebih banyak pada saat berolahraga dan oksigen disalurkan ke otot melalui peredaran darah.
  • Meningkatkan Endurance
    Kafein dapat membantu dan merangsang tubuh untuk menggunakan lemak tubuh sebagai sumber tenaga (metabolisme lemak) sehingga tubuh tidak menggunakan karbohidrat sebagai sumber tenaga utama.
  • Natural Pain Killers
    Selain itu juga kafein membantu mengaktifkan sistem syaraf pusat merangsang otak untuk menghasilkan lebih banyak zat endorphin sehingga membantu untuk mengurangi rasa nyeri dan lelah serta membuat kita lebih fokus.

    DSCN4934
    Cold Brew Coffee by Labore Coffee Eatery – Malang

 

Tips minum kopi sebelum berolah raga:
1. Jika memilik problem dengan lambung sebaikna pilih kopi low acid atau kopi yang tingkat keasamannya rendah lebih ramah bagi lambung terutama jika berolahraga dipagi hari.
2. Minum kopi minimal 1 jam sebelum berolahraga atau beraktivitas.
3. Jangan menambahkan gula atau susu. Gula dapat menyebabkan gula darah tidak stabil.  Sedangkan susu memerlukan proses pencernaan lebih lama didalam tubuh sehingga dapat mengganggu pencernaan anda saat berolahraga.
4. Tetap minum air putih, kopi mengandung diuretik atau memicu tubuh mengeluarkan cairan baik itu lewat kencing ataupun keringat. Jadi usahakan ketika berolahraga tetap mengkonsumsi/minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
5. Ketahui dosisnya, berdasarkan artikel yang saya baca dosis yang baik untuk tubuh per hari 100 – 300 mg per hari (1 gelas kurang lebih mengandung 100 mg kafein). Untuk beberapa kasus dalam hal ini trail runners sebelum race/event mereka bisa minum beberapa gelas.

Ternyata minum kopi memberikan efek yang baik bagi tubuh, tapi jangan berlebihan dalam mengkonsumsinya. Apapun itu jika berlebihan juga tidak baik untuk tubuh dan perlu diingat juga bahwa tubuh setiap orang tidak sama jadi ada baiknya untuk mengenali tubuh sendiri terlebih dahulu atau cukup minum secangkir kopi sebelum berolahraga.

the Chicken Wings That Can Make You Fly! – Kawi Lounge Sheraton Surabaya

Chicken Wings 40 pcs

Setelah bulan lalu mencoba We Dare You To Eat Boom Burger, jujur saya ketagihan dengan tantangan dari Sheraton Surabaya untuk mencoba tantangan terbaru We Dare You To Eat di bulan Agustus. Kali ini We Dare You To Eat kembali menantang para pecinta kuliner untuk mencoba kembali dengan menu berbeda. Jika di bulan Juli lalu tantangannya adalah menghabiskan Boom Burger yang berukuran cukup wow namun bulan Agustus menghadirkan 40 pcs Chicken Wings. Iya 40 pcs!

Disajikan dalam bucket berukuran cukup besar chicken wings ini sekilas terlihat remeh dan mudah untuk dihabiskan. Well orang boleh saja beranggapan demikian namun kenyataannya sunggu berbeda. Setelah mencoba sendiri tantangan chicken wings tersebut bisa saya pastikan bahwa ini jauh lebih sulit dari tantangan Boom Burger. Jika boleh memilih dalam waktu 15 menit mana yang mau saya habiskan tentu saya memilih Boom Burger karena lebih mudah untuk memakannya.

Melihat tingkat kesulitannya chicken wings ini berada di level yang berbeda dengan Boom Burger, pertama karena Burger tidak memiliki tulang dan kemudian burger memiliki rasa dan tekstur yang berbeda disetiap bagian. Sedangkan chicken wings ini semua bagian memiliki tektur dan rasa yang hampir sama disetiap gigitan. Walaupun demikian saya berhasil menghabiskan satu bucket chicken wings ini dalam waktu kurang lebih 21 menit. Saya kembali gagal menuntaskan tantangan We Dare You To Eat namun tidak akan mematahkan semangat saya untuk mencoba tantangan-tantangan We Dare You To Eat berikutnya.

Untuk rasa sendiri chicken wings yang disajikan oleh Kawi Lounge Sheraton Surabaya ini berbeda dengan chicken wings lain. Jika rata-rata atau kebanyakan chicken wings di coating dengan beraneka macam saus, maka disini di Kawi Lounge chicken wings di coating dengan powder/bubuk spesial racikan dari Chef Steve Tanudarma. chicken wings yang sudah dilapisi dengan tepung di goreng dengan cara deep fry sampai berwarna coklat keemasan kemudian ditaburi dengan bubuk spesial secara merata ini yang membuat chicken wings terasa nikmat di setiap gigitannya karena bubuk spesial tersebut menempel dengan baik disetiap bagian.

Beralih ke hidangan penutup bulan ini Cronat dari La Patisserie Sheraton Surabaya. Cronut ini merupakan perpaduan dari Croissant dan Donut. Berbentuk seperti donut namun memiliki testur yang crunchy dan berlayer seperti croissant kemudian diberi toping aneka rasa seperti donut. Menarik bukan? Hehehe… Namun ada satu kelemahan didalam Cronut ini. Gurih butter dapet, crunchy juga dapet, manis dari toping juga dapet. Lalu apa yang kurang? Minyak, ya di tekstur cronut yang berlayer ini sedikit tertinggal minyak diantara layer.

Chocolate & Icing Sugar Cronut

Jika croissant pada umumnya dibake atau dimasak menggunakan oven tapi kali ini perpaduan croissant dan donut dimasak menggunakan teknik menggoreng sama seperti donat. Alhasil ketika tektur cronut mulai terbentuk minyak masuk diantara layer. Tapi bisa juga pada cronut saya kurang lama dalam mentiriskan. Semoga saja tidak ditemui pada cronut lain  cukup saya saja.

Tidak ketinggalan sajian mocktail yang segar dan menyehatkan ala Kawi Lounge tetap hadir menemani dan memanjakan customer yang ingin meredakan dahaga akibat panas terik matahari yang kian menyengat memasuki musim kemarau tahun ini. Sirsak Kiss. Kombinasi yang cukup menarik dari sirsak, nanak, lemon dan cengkeh. Benar-benar tiada duanya, saya sampai habis 2 gelas mocktail Sirsak Kiss ini. Perpaduan manis dari sirsak dan nanas ditambah dengan rasa kecut dari lemon kemudian ditutup dengan rasa dan aroma rempah yang kuat dari cengkeh. Satu kata untuk mewakili Sirsak Kiss ini… Sempurna!

Sirsak Kiss

We Dare You To Eat Chicken Wings dan Sirsak Kiss dari Kawi Lounge Sheraton Surabaya ini hanya ada selama bulan Agustus lho. Jadi Sobat sukul yang penasaran dengan tantangan We Dare You To Eat bulan Agustus ini atau penasaran dengan sensari kesegaran dan kenikmatan yang ditawarkan oleh Sirsak Kiss bisa langsung datang ke Kawi Lounge Sheraton Surabaya.

Chicken Wings (40 pcs) IDR 280.000 include soft drink 2
Cronut IDR 23.000 per pcs
Sirsak Kiss IDR 40.000

Kawi Lounge at Sheraton Surabaya
Jln. Embong Malang 25-31
Surabaya
031 – 546 8000
http://www.sheratonsurabaya.com/

Ronde Tiga Rasa ala Warunge Mas Pra1 – Pujasera Lambe Toerah Kendangsari

Saat pulang kerja hari sudah mulai gelap udara dingin serasa menusuk daging. Ketika perjalanan baru sampai di jalan Jemur Andayani teringat referensi seorang sahabat ada wedang ronde yang cukup unik rasanya. Berhubung udara sudah semakin dingin tanpa ba bi bu be bo langsung meluncur menuju lokasi seperti petuah sahabat saya itu. Lokasinya tepat berasa di seberang Hotel Ibis Style yang menghadap jalan Kendangsari namanya Warunge Mas Pra1 berada di dalam Pujasera Lambe Toerah!

Ronde Tiga Rasa

Sebenarnya ronde yang ditawarkan atau tertera pada menu tiap-tiap rasa berada di menu terpisah, tapi berhubung yang jual baik dan juga hasil rayuan maut karena ngga mungkin kan saya makan wedang ronde 3 (tiga) porsi sekaligus kalau soto mungkin akan beda lagi ceritanya hehehehe… Jadilah ronde pesanan saya berisikan tiga macam rasa alias ronde campur. Tiga rasa tersebut adalah original (kacang), kurma, dan keju. Gimana unik bukan ronde dengan  rasa (isi) kurma dan keju?

Cara penyajiannya juga sedikit berbeda dengan ronde-ronde di tempat lain. Disini atau di Warunge Mas Pra1 ini kuah ronde disajikan plain alias tanpa rasa manis, yang ada hanya pedas dari jahe dan isiannya punya hanya kolang-kaling dan semacam jelly berbentuk bulat kecil tidak nampak ada serutan kelapa atau degan muda disana. Gula dan kacang yang disangrai disajikan terpisah jadi customer bisa menambahkan gula dan kacang sesuai selera.

Oh iya tidak ada tanda pada ronde mana yang isi original, mana yang isi kurma, dan mana yang isi keju, Jadi makan ronde disini semacam Russian Rollete a.k.a tebak rasa. Rasa pertama yang saya gigit adalah kurma, ini ronde yang manis semanis saya tentunya (dengan tegas dilarang komplaim ya!). Tekstur kurma masih jelas karena ronde ini menggunakan kurma dari buah kurma asli yang dirajang kecil kemudian diisikan pada ronde.

Ronde yang kedua yang saya dapat adalah original, rasa manis dan gurih dari kacang jelas terasa disini. Dan yang terakhir sudah tentu dan pasti adalah ronde keju. Wow ronde keju ini ngeju bangeettt. Keju cheddar dipotong dadu kecil dan diisikan pada ronde. Dengan kuah yang sedikit panas membuat keju didalam ronde ini sedikit meleleh. Untuk rasa tak perlu dipertanyakan lagi rasa kejunya terasa dengan sangat jelas.

Ronde Rasa Kurma
Ronde Rasa Original (Kacang)
Ronde Rasa Keju

Untuk ronde keju saya membayangkan jika keju yang digunakan adalah keju mozarella, jadi ketika ronde digigit ada sensasi melar ala keju mozarella yang masih panas. Dengan isian rasa yang unik serta rasa khas dari masing-masing isian dinikmati dengan kuah atau wedang jahe dengan sedikit gula dan aroma gosong dari kacang sangrai cukup memberi kehangatan malam ini yang dingin.

Sebenarnya di lokasi yang sama ada beberapa stan makanan yang cukup menarik untuk dicoba tapi berhubung hari sudah semakin larut mungkin besok atau next time pasti akan datang dan mencoba menu-menu lainnya. Konsep dan ambience Pujasera Lambe Toerah ini cukup nyaman untuk sekedar makan ataupun duduk-duduk santai.

Ronde Matoh Original IDR 11k
Ronde Matoh Kurma IDR 12k
Ronde Matoh Keju IDR 12k

Warunge Mas Pra1
Jln Raya Kendangsari 72 Surabaya
Pujasera Lambe Toerah
0878 5758 5999

Daftar Menu Warunge Mas Pra1

Chicking Ayam Top Dubai – Royal Plaza

Chicking-2
blue lagoon

Sebenarnya saya ini sangat jarang berbelanja ataupun sekedar jalan-jalan melepas penat di Royal Plaza Surabaya jalan Ahmad Yani tapi entah kenapa pada hari ini tiba-tiba terlintas di pikiran untuk kesana. Dan seperti biasa Royal Plaza pada hari Minggu selalu ramai dan sesak oleh pengunjung, baru beberapa saat memasuki area mall atau plaza saya memperoleh pesan singkat atau bahasa kerennya SMS. SMS promo sering kali masuk apabila kita mendekati area atau daerah pusat perbelanjaan seperti Royal Plaza, kebanyakan isi SMS promo tersebut merupakan produk dari produsen itu-itu saja jika bukan donut ya gerai fast food yang sudah lama ada.

Namun SMS promo kali ini berbeda, saya memperoleh SMS promo dari Chicking, yaitu restoran cepat saji (Quick Service Restaurant) atau biasa kita sebut dengan restoran fast food. Chicking ini merupakan jaringan restoran fast food dari Dubai, Uni Emirat Arab. Saya anggap berbeda karena fast food ini bukan dari Amerika seperti restoran fast food lain yang sudah menjamur di seantero Indonesia. Mendengar kata Dubai dan Arab saya terbayang masakan khas dari timur tengah.

Dengan menunjukkan SMS promo yang saya peroleh, saya mendapatkan 1 pcs Flaming Grilled Chicken (ayam bakar Arab), Chicking Rice (nasi basmati), dan Teh. Sekilas ayamnya mirip dengan bumbu yang digunakan pada daging untuk nasi kebuli namun dengan rempah yang lebih light atau ringan sehingga rasa rempah tidak terasa terlalu kuat seperti jika kita makan nasi kebuli. Sedangkan untuk chickng rice ini menggunakan nasi basmati, nasi basmati ini nasi khas dari daerah timur tengah dan juga india dengan kandungan kalori dan karbohidrat lebih rendah dari nasi umumnya.

Flaming Grilled Chicken + Chicking Rice

Chicking rice sendiri dimasak menyerupai nasi kuning dan menurut lidah saya juga sepakat mengatakan bahwa ini adalah nasi kuning yang menggunakan beras basmati. Ayam bakar dengan rempah yang tidak terlalu tajam dan sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia ditemani dengan nasi kuning ala timur tengah. Walaupun termasuk baru dalam perbendaharaan kuliner saya tapi bisa dikatakan enak dan sesuai dengan citarasa saya meskipun saya pribadi sudah terbiasa dengan masakan timur tengah di daerah ampel yang memiliki aroma dan rasa rempah yang khas dan kuat.

Sedangkan minuman saya memilih Dubai Breeze Blue Lagoon, dari segi warna dan nama jujur ini yang paling menarik. Sebenarnya ada 2 pilihan lain selain Blue Lagoon yang saya pilih, yaitu ada Passion Fruit dan Green Ripple. Saya tidak tahu atau mungkin karena saya bukan penikmat sesuatu yang manis jadi yah bisa dibilang hampir seperti soft drink pada umumnya namun dengan warna dan tambahan irisan jeruk lemon serta daun mint di dalamnya. Tidak ada yang spesial tapi masih oke lah sebagai penghilang dahaga dan yang pasti tidak menyebabkan tenggorokan serik atau gatal.

Nasi basmati memiliki sedikit kandungan karbohidrat atau bisa dibilang low atau rendah sehingga membuat orang yang memakannya tidak merasa kenyang. Oleh karena itu tanpa berpikir panjang saya segera memesan menu tambahan, efek lari pagi mungkin ya jadi bikin lapar hehehe… Pesanan kedua  Big Beef Burger Combo dengan soft drink dan french fries. Ya bisa dibilang burger di Chicking ini bisa bersaing dengan burger-burger dari restoran fast food Amerika punya. Patty-nya juicy, tendertasty dan lebih tebal sedangkan roti bun-nya sendiri juga empuk. Tapi ada satu yang saya sayangkan burger Chicking ini sedikit melupakan citarasa Arab dan Timur Tengahnya lebih mengarah ke western style menurut saya. Seandainya diberi saus dengan sedikit rasa rempah khas arab mungkin akan lebih sempurna untuk menemani patty yang tebal dan juicy tersebut.

Big Beef Burger

Overall Chicking enak menurut saya dan bisa bersaing dengan restoran fast food serupa dari Amerika. Dengan style dan citarasa Arab dan Timur Tengah menjadi keunikan tersendiri bila dibanding dengan brand-brand dari Amerika. Untuk harga dengan kualitas yang sepadan Chicking lebih murah bahkan jika dibandingkan dengan gerai fast food lokal harga Chicking juga kalah murah dengan rasa Internasional. Penasaran dengan fast food ala Arab ini? Cobain aja sendiri…

Flaming Grilled Chicken + Chicking Rice + Tea IDR 37k/nett
Dubai Breeze Blue Lagoon IDR 13k/nett
Big Beef Burger Combo IDR 57k/nett

Chicking Ayam Top Dubai
Ground Floor A1-18
Royal Plaza Surabaya

gerai Chicking di Royal Plaza Surabaya

We Dare You To Eat BOOM BURGER! by Kawi Lounge Sheraton Surabaya

We Dare You To Eat!”

Begitulah tagline yang sempat mumput di beranda salah satu sosial media saya, sebagai pelahap maut tentu saya penasaran donk, seperti apa sih tantangannya? Setelah mencari informasi lebih lanjut saya mendapatkan bahwa tagline “We Dare You To Eat!” merupakan salah satu tagline promosi dari Sheraton Surabaya Hotel & Towers dengan menu Boom Burger. Boom Burger ini merupakan menu spesial dari Kawi Lounge di Sheraton Surabaya untuk bulan Juli, dicatat ya HANYA DI BULAN JULI.

Boom Burger ini adalah Burger dengan ukuran yang wow hasil kreasi dari tim kuliner Sheraton Surabaya yaitu Chef Steve Tanudarma. Tantangan yang diberikan adalah menghabiskan Boom Burger yang memiliki berat 1,2 kg atau berukuran kurang lebih seukuran piring dengan ketebalan sekitar 15 cm dalam waktu 15 menit ditambah lagi bonus 2 gelas soft drink dan harus dihabiskan seorang diri. Jika berhasil menghabiskan Boom Burger tersebut maka sobat sukul tidak perlu membayar alias gratis tis tisss!!

Boom Burger

Awal sebelum burger datang dengan percaya diri bisa dan mampu menghabiskan burger tersebut seorang diri. Namun setelah burger datang mental dan nyali saya sedikit menciut maklum ternyata Boom Burger ini hampir seukuran dengan kepala saya. Walaupun agak keder sedikit tapi tetap semangat and the show must goes on! Bermodal nekat dan tidak sarapan dan makan siang saya mencoba untuk menerima tantangan “We Dare You To Eat!” dari Shangrila Surabaya.

Begitu tantangan dimulai saya tidak peduli dengan rasa, tapi bagaimana menghabiskan Boom Burger itu dalam waktu kurang dari 15 menit. Tanpa strategi dan persiapan saya memotong burger menjadi 4 bagian dan memulai memakannya satu per satu. 3,5 menit berlalu dengan cepat saya berhasil menghabiskan 1/4 bagian pertama. Memasuki 1/4 bagian kedua pace atau speed makan saya mulai menurun drastis. Tampaknya 1/4 bagian pertama mulai terasa nendang di perut ditambah lagi keju dan special sauce kreasi Chef Steve juga nampaknya mulai terasa.

Dengan menurunnya pace makan saya disitu saya mulai bisa merasakan rasa dan nikmatnya cita rasa dari Boom Burger. Mulai dari patty yang super tebal dan super tasty, sayang patty dimasak dengan tingkat kematangan welldone. Meskipun masih terasa juicy tapi tingkat kematangan daging yang paling enak untuk dinikmati adalah medium atau medium rare. Tapi mungkin karena mayoritas orang Indonesia lebih suka daging yang dimasak secara matang atau welldone sehingga rata-rata atau kebanyakan steak dan burger di Indonesia juga disajikan dengan tingkat kematangan welldone.

Untuk sauce sendiri Chef Steve menggunakan sauce spesial, saya tidak bisa merasakan dengan jelas rasa sauce spesial tersebut karena sudah blend dengan juice dari patty dan juga salah yang ditambahkan ke dalam burger tapi yang pasti sekilas ada rasa manis yang agak sedikit unik menurut saya mungkin di dalam sauce tersebut ditambahkan sedikit madu. Untuk filling lainnya selain ada salad kol wortel seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya dan ada juga sayuran serta jalapeno yang sudah diproses jadi acar dan terakhir ada beberapa slice beef bacon atau biasa disebut smoked beef. Dari isian dan sauce burger bisa dibayangkan rasanya itu seperti apa? Gurih, asin, asam, pedas dan manis menjadi satu dalam Boom Burger. Selain ukurannya yang boom ternyata rasanya juga boom lhoo…

Tapi kenikmatan Boom Burger ini akan lebih terasa jika dinikmati beramai-ramai dengan teman, saudara, keluarga, mantan, gebetan, siapa sajalah yang penting ramai-ramai hehehe. Porsi Boom Burger sendiri cukup untuk dinikmati 6-8 orang. Saran saya orang yang makannya paling banyak dalam satu group untuk mencoba tantangannya terlebih dahulu kan lumayan jika berhasil bisa makan Boom Burger secara cuma-cuma.

Setelah move on dari Boom Burger,  Sheraton Surabaya juga menawarkan sesuatu yang spesial di bulan Juli yaitu Banana Caramel Nougat. Namanya mungkin sedikit asing, tapi bagi yang pernah mencoba atau memakan banana cake ya kurang lebih seperti itu tapi tentu ada yang berbeda karena disini banana cake mendapat sentuhan dan kreativitas dari Chef Hefferli Vebriano dari La Patisserie Sheraton Surabaya. Banana cake yang dibuat tiga layer dengan classic butter cream serta nut crunchy caramel. Hasilnya sudah bisa ditebak ini the best banana cake yang pernah saya makan dan ini juara banget! Saya bukan pecinta manis ataupun penggemar cake dan sejenisnya tapi untuk yang satu ini saya bisa makan ber slice-slice tanpa kesulitan.

Banana Caramel Nougat (Cake)

Terakhir saya dimanjakan dengan kesegaran dan menyehatkan mocktail. Lagi-lagi yang spesial di bulan Juli yakni Berry Apple Flush. Seperti namanya Berry Apple Flush ini mengkombinasikan strawberry, blueberry, apel, lemon, dan daun mint. Segar, manis, sedikit asam dan tentunya menyehatkan ini sangat pas sebagai penutup dari menu utama Boom Burger yang cukup berat dalam arti sebenarnya karena ukuran dan rasanya yang juga boom.

Berry Apple Flush

Bulan Juli sudah berjalan dua minggu, bagi sobat sukul yang penasaran dan ingin mencoba sajian spesial dari Kawi Lounge Sheraton Surabaya bisa segera mencoba karena bulan depan tim kuliner dari Sheraton Surabaya sudah bersiap-siap untuk mempersembahkan menu spesial baru yang tentu tidak kalah spesial dari Boom Burger. So tunggu apalagi buruan serbu bulan Juli tersisa 2 minggu lagi lho…

Boom Burger IDR 380.000 include soft drink 2
Banana Caramel Nougat IDR 290.000 – cake | IDR 19.000 – slice
Berry Apple Flush IDR 40.000

Kawi Lounge at Sheraton Surabaya
Jln. Embong Malang 25-31
Surabaya
031 – 546 8000
http://www.sheratonsurabaya.com/

Bakso Urat Cak Toha – Semeru Malang

Sejak lahir dan subur seperti saat ini saya menghabiskan waktu di kota Surabaya tercinta jadi mungkin bakso yang saya nikmati selama ini adalah bakso ‘khas Surabaya’ walaupun ada label bakso atau bakwan Malang ataupun label lainnya yang banyak saya dan mungkin sobat sukul jumpai di Surabaya. Sehingga ketika saya melakukan Foodtrip ke kota Malang salah satu kuliner yang saya cari adalah bakso atau bakwan khas asli kota Malang. Tujuan awal saya adalah Bakso President yang kono katanya paling enak seantero kota Malang Raya.

Begitu tiba di lokasi Bakso President tanpa ambil pusing saya langsung nyanyi mundur-mundur cantik cantik hehehe… Antriannya ngeri sob, seandainya ada rencana menginap mungkin saya akan rela untuk mengantri dan berhubung perajalanan masih jauh dan panjang maka destinasi Bakso President pada Foodtrip kali ini terpaksa dicoret dari daftar. Tujuan berikutnya untuk kuliner bakso adalah Bakso Cak Toha yang berada di jalan Semeru kota Malang tentunya.

Bakso Cak Toha kondisinya juga ramai tapi tidak mengantri sampai mengekor seperti di Bakso President. Karena tidak begitu faham bagaimana kebiasaan pelanggan disini karena sebagian ada yang mengambil sendiri menu pesanannya jadi saya order saja bakso campur. Jika melihat penampakannya sebenarnya ini bukan kategori bakso tapi bakwan. Kadang saya sendiri juga masih sering bingung perbedaan definisi antara bakso dengan bakwan. Tapi yah sudahlah pesanan sudah diantar saatnya angkat sendok dan garpu!

Satu sendok dua sendok… satu gigit dua gigit…

Jauh dari perkiraan awal, ini tidak seperti bakso atau bakwan Malang yang ada di Surabaya. Ini rasanya jauh jauhhhhh lebih enak bahkan paket bangeeetttt. Jujur saya pribadi bukan penggemar dan penggila bakso tapi Bakso Cak Toha ini jelas salah satu bakso atau bakwan enak yang pernah saya makan bahkan mungkin yang paling enak. Setelah makan Bakso Cak Toha ngga menyesal melakukan Foodtrip ala-ala short escape berangkat pagi pulang malam tanpa menginap.

Baksonya, siomaynya, gorengnya, dan bahkan kuahnya pun enak. Dagingnya terasa, empuk, kuahnya gurih dan tidak berlemak. Saya kehabisan kata-kata, I am speechless. Empat jempol buat Bakso Cak Toha. Jika ada kesempatan lagi saya rela jauh-jauh ke Malang hanya untuk makan Bakso Cak Toha. Saya belum mencoba bakso-bakso lain di kota Malang tapi yang pasti Bakso Cak Toha ini salah satu yang the best in town!

Bakso campur IDR 19k it’s really made my day

Bakso Cak Toha
Jln Semeru no 24
Malang