Soto Madura Tapak Siring – Dharmahusada #FOODPHILOSOPHY

soto-tapak-siring---fp-2

Kebetulan beberapa saat yang lalu saya tidak turut ayah pergi ke kota namun mengikuti acara Food Philosophy Trip yang diadakan oleh hemaviton Cardio bersama dengan teman-teman dengan blogger Surabaya. Saya bersama rekan-rekan dari SurabayaKuliner.co.id turut serta diundang pada event tersebut. Melihat susunan acara atau rute pemberhentian yang diberikan oleh panitia, kami sebagai pecinta sekaligus blogger kuliner juga merasa takjub dengan rute kuliner yang akan kami tuju pada acara hemaviton Cardio Food Philosophy Trip kali ini.

Langsung fokus pada trip kulinernya, pemberhentian kami yang pertama adalah Soto Madura Tapak Siring yang berlokasi di jalan Dharmahusada. Sebenarnya Soto Tapak Siring di Dharmahusada ini merupakan cabang dari Soto Tapak Siring yang pusatnya berada di jalan Tapak Siring tidak jauh dari jalan Dharmawangsa sekitar 2 kilometer saja. Namun karena akses jalan menuju jalan Tapak Siring tidak dapat dijangkau oleh bus yang kami tumpangi maka dengan berat hati kami urung mengunjungi Soto Tapak Siring pusat.

Walaupun demikian kami tidaklah kecewa, karena cabangnya yang berada di jalan Dhamahusada ini juga tidak berbeda dengan yang berada di pusat alias sama saja hehehe…  Jalan Dharmahusada sendiri sangat mudah karena merupakan salah satu jalan yang cukup terkenal dan sering menjadi destinasi kuliner di kalangan warga Surabaya maupun pecinta kuliner dari luar kota Surabaya. Sebut saja Bebek Pak Joss, tahu tek Pak Jayen, depot Bu Rudy, Ice Cream Zangrandi, dan berbagai macam warung, depot, rumah makan, cafe dan bahkan restauran ternama juga ikut nampang di jalan Dharmahusada.

Sama seperti soto madura lainnya, Soto Madura Tapak Siring ini menggunakan kayu bakar untuk perapiannya tidak menggunakan minyak ataupun gas. Bagi sebagian orang, asap dari kayu bakar ini cukup mengganggu baik dari segi bau yang sedikit menyengat dan juga sedikit pedih di mata. Meskipun dirasa demikian tapi tidak menyurutkan minat pecinta soto dan pelanggan setia Soto Madura Tapak Siring ini. Karena salah satu nilai plus dari digunakannya kayu bakar sebagai pengapian adalah aromanya yang khas dan aroma ini tidak dapat diperoleh apabila dimasak menggunakan minyak ataupun gas.

Tak selang berapa lama soto yang sudah dipesankan oleh pihak panitia hemaviton Cardio Food Philosophy Trip sudah disajikan diatas meja. Sesuai dengan salah satu tujuan food trip kali ini yaitu FULL KOLESTEROL makanya begitu melihat soto yang sudah tersaji diatas meja dengan begitu indahnya nampak begitu menggota dengan beberapa iris usus, babat, ati dan juga paru. Sebagai pecinta kuliner tentu tak akan melewatkan seiris pun jerohan tersisa.

Kuahnya sedikit ‘heavy‘ menurut saya, jika biasanya soto madura dihidangkan agak ‘plain‘ sehingga kita bisa bebas menambahkan garam, kecap asin, kecap manis dan jeruk nipis sesuai selera. Maka disini kuahnya sendiri sudah terasa agak asin, ditambah lagi kunir dan bumbu khas soto lainnya juga terasa lebih kuat dari soto madura kebanyakan. Belum lagi kaldu bercampur lemak dari daging hingga jerohan tak kalah menambah ‘heavy‘ kaldu dari Soto Madura Tapak Siring ini.

Ditambah dengan sedikit jeruk nipis dan sambal dan ditunjang dengan cuaca kota Surabaya kala itu yang sedang mendung mesra menambah romantisme dalam menikmati seporsi soto madura yang disajikan dalam kondisi panas. Sebagai front man dari tim pelahap mau a.k.a dementor dari SurabayaKuliner.co.id tak membutuhkan waktu lama untuk memindahkan seporsi soto kedalam perut. Tinggal lhebbb!

Untuk daging dan jerohannya sendiri cukup empuk, tak perlu dikunyah terlalu lama sambil disruput saja sudah hilang dari peredaran hehehehe… Untuk kaum ‘semego’ seperti saya nasi di Soto Madura Tapak Siring ini sedikit mungil dan sudah tersedia ditiap-tiap meja dalam keadaan terbungkus daun pisang. Yup inilah salah satu ciri khas lain dari Soto Madura Tapak Siring.

Tak lupa juga minum sebutir hemaviton Cardio saat makan agar kolesterol yang masuk segera luntuuurrrr bersamaan dengan diminumnya hemaviton Cardio…!

soto-tapak-siring---fp-3

Dan bagi sobat yang penasaran ingin segera mencicipi Soto Madura Tapak Siring bisa segera meluncur per porsi bisa ditebus dengan harga IDR 25.000 saja tidak termasuk nasi.

Soto Madura Tapak Siring
Jalan Dharmahusada 14
Surabaya

soto-tapak-siring---fp

soto-tapak-siring---fp-4

soto-tapak-siring---fp-5.jpg

Advertisements

Nasi Babat Cetar di Pepelegi (Repost)

Sebagai admin dan sekaligus kontributor atau penulis di surabayakuliner.co.id menulis artikel tentang kuliner bukan hal baru bagi saya, jika sebelumnya saya sudah sempat share atau menulis tentang bebek lepas tulang Cak Selem di Gresik kali ini juga sedikit keluar dari kota Surabaya. Dan lagi-lagi masih kuliner yang berhubungan erat dengan yang namanya kolesterol yaitu nasi babat.

Begitu mendengar kata babat widih… Air liur tiba-tiba mengalir membasahi mulut, udah ngiler aja bawaannya kalau mendengar kata babat hehehe. Kali ini sedikit keluar dari daerah kekuasaan dan berkunjung ke kota tetangga yaitu Sidoarjo. Ada informasi dari seorang sahabat bahwa ada nasi babat enak yang baru buka di jalan Raya Pepelegi, tepatnya di seberang kantor Miwon Group. Jika dari jalan raya Waru ke arah Surabaya ada jalan kecil setelah Ruko Gateway dan sebelum Giant itu belok kiri kemudian sekitar 50 meter setelah belok sebelah kanan jalan ada keber atau spanduk dari kedai BCA terbentang. Jangan salah mengira kedai BCA ini tidak ada hubungan ataupun sangkut pautnya dengan Bank BCA maupun group BCA. Karena BCA pada nama kedai BCA ini memiliki kepanjangan kedai Bebek Cak Andi disingkat kedai BCA.

Sebenarnya ada beberapa menu yang ada di kedai BCA, namun karena sejak awal sudah tertarik dengan nasi babatnya. Begitu tiba di lokasi kejadian tidak perlu menunggu lama langsung saja pesan nasi babat 1 porsi. Kali ini makannya cukup 1 porsi saja maklum porsi makan saya sekarang sudah tidak seperti dulu yang sanggup menghabiskan lebih dari 2 porsi dalam sekali makan saja. Makanya jangan heran jika body saya masih slim bila dibandingkan dengan rekan-rekan admin yang lain. Terutama dua dari tiga orang member dari grup Trio Babat. Oh iya kali ini saya makan babat sendiri saja tanpa didampingi oleh Trio Babat karena Cak Tatax dan Cak Budiono sedang sibuk kursus balet katanya, ya semoga saja beliau berdua tidak membaca tulisan saya ini hahaha.

Nasi-Babat-Kedai-BCA

Setelah menunggu sekitar 10 menit akhirnya pesanan nasi babat saya tiba juga. Nasi babat disini sedikit berbeda dari cara penyajian jika dibandingkan dengan nasi babat lainnya yang khas madura. Proses masaknya masih sama yaitu dengan digoreng, namun yang menjadikan nasi babat di kedai ABC sedikit berbeda yaitu ada bumbu bebek. Memang bumbu kuning bebek yang disajikan tidak setajam bumbu bebek pada kebanyakan namun cukup nikmat dipadukan dengan nasi putih hangat. Dan satu lagi yang berbeda yaitu sambalnya, sambal disini juga menggunakan sambal semacam sambal bajak menurut saya tidak terlalu pedas dan cenderung agak manis. Jika nasi babat kebanyakan menggunakan sambal korek yang begitu galak pedasnya khususnya nasi babat madura dimana sambalnya sangat pedas dan rasanya cenderung sedikit asin.

Saya suka memakan nasi dengan cara mengaduk rata antara nasi, bumbu bebek dan sambal serta tidak lupa serundeng kelapa. Rasa asin bumbu, manis pedasnya sambal dan ditambah dengan gurih dari serundeng  berpadu dengan indahnya. Untuk babatnya sendiri cukup gurih dan bumbunya pun merasuk sampai ke bagian dalam dari babat. Babat diris agak tebal akan tetapi babatnya ini masih empuk dan tidak alot. Bahkan sejauh ini mungkin babat di kedai ABC ini adalah babat yang paling empuk yang pernah saya makan selama berpetualang di dunia perbabatan di Surabaya. Overall nasi babat kedai ABC ini enak dan balenable alias layak untuk dikunjungi lagi. Perjalanan kali ini tidak sia-sia walaupun panas dan jauh namun sepadan dengan rasa nasi babat yang saya nikmati kali ini.

Jika sobat sukulers ada yang berdomisili di sekitar kawasan waru atau pepelegi maupun sedang dalam perjalanan menuju Sidoarjo dan melintasi jalan waru jangan ragu untuk mencoba nasi babat kedai ABC. Nasi babat per porsinya cukup ditebus dengan harga Rp 15.000,- saja. Pokoke mantap, salam babat mania yihaa…

Kedai BCA (Bebek Cak Andi)
Jalan Raya Pepelegi
Buka mulai pukul 07.00-14.00

kedai-bca