Bakso Urat Cak Toha – Semeru Malang

Sejak lahir dan subur seperti saat ini saya menghabiskan waktu di kota Surabaya tercinta jadi mungkin bakso yang saya nikmati selama ini adalah bakso ‘khas Surabaya’ walaupun ada label bakso atau bakwan Malang ataupun label lainnya yang banyak saya dan mungkin sobat sukul jumpai di Surabaya. Sehingga ketika saya melakukan Foodtrip ke kota Malang salah satu kuliner yang saya cari adalah bakso atau bakwan khas asli kota Malang. Tujuan awal saya adalah Bakso President yang kono katanya paling enak seantero kota Malang Raya.

Begitu tiba di lokasi Bakso President tanpa ambil pusing saya langsung nyanyi mundur-mundur cantik cantik hehehe… Antriannya ngeri sob, seandainya ada rencana menginap mungkin saya akan rela untuk mengantri dan berhubung perajalanan masih jauh dan panjang maka destinasi Bakso President pada Foodtrip kali ini terpaksa dicoret dari daftar. Tujuan berikutnya untuk kuliner bakso adalah Bakso Cak Toha yang berada di jalan Semeru kota Malang tentunya.

Bakso Cak Toha kondisinya juga ramai tapi tidak mengantri sampai mengekor seperti di Bakso President. Karena tidak begitu faham bagaimana kebiasaan pelanggan disini karena sebagian ada yang mengambil sendiri menu pesanannya jadi saya order saja bakso campur. Jika melihat penampakannya sebenarnya ini bukan kategori bakso tapi bakwan. Kadang saya sendiri juga masih sering bingung perbedaan definisi antara bakso dengan bakwan. Tapi yah sudahlah pesanan sudah diantar saatnya angkat sendok dan garpu!

Satu sendok dua sendok… satu gigit dua gigit…

Jauh dari perkiraan awal, ini tidak seperti bakso atau bakwan Malang yang ada di Surabaya. Ini rasanya jauh jauhhhhh lebih enak bahkan paket bangeeetttt. Jujur saya pribadi bukan penggemar dan penggila bakso tapi Bakso Cak Toha ini jelas salah satu bakso atau bakwan enak yang pernah saya makan bahkan mungkin yang paling enak. Setelah makan Bakso Cak Toha ngga menyesal melakukan Foodtrip ala-ala short escape berangkat pagi pulang malam tanpa menginap.

Baksonya, siomaynya, gorengnya, dan bahkan kuahnya pun enak. Dagingnya terasa, empuk, kuahnya gurih dan tidak berlemak. Saya kehabisan kata-kata, I am speechless. Empat jempol buat Bakso Cak Toha. Jika ada kesempatan lagi saya rela jauh-jauh ke Malang hanya untuk makan Bakso Cak Toha. Saya belum mencoba bakso-bakso lain di kota Malang tapi yang pasti Bakso Cak Toha ini salah satu yang the best in town!

Bakso campur IDR 19k it’s really made my day

Bakso Cak Toha
Jln Semeru no 24
Malang

Advertisements

Es Alpukat Mocca Dempo – Malang

Masih kelanjutan dari Foodtrip Malang Kuliner kemarin. Jika ke Malang tidak lengkap rasanya tanpa mencoba kuliner disekitaran sekolah SMAK St. Albertus Malang atau lebih terkenal dengan sebutan SMA Dempo. Disebut demikian karena sekolah SMAK St. Albertus ini terletak di jalan Dempo kota Malang. Dan bila berbicara soal SMA Dempo tidak jauh juga hubungannya dengan kuliner. Di sekitar SMA Dempo ini terkenal dengan beberapa warung/depot yang menyajikan es teler, dan salah satu yang terkenal adalah Es Alpukat Mocca.

Dari rekomendasi beberapa sahabat salah satunya adalah Ning Cece yang tak lain adalah Admin dari surabayakuliner.co.id. Ini adalah destinasi pertama di kota Malang setelah setelah sempat mampir untuk sarapan di nasi punel Hj. Lin bangil. Sebenarnya ada beberapa warung atau depot dengan sajian yang hampir sama di Dempo ini namun perhatian saya tertuju pada warung dan depot dengan pengunjung paling banyak atau paling ramai.

Walaupun ramai dan antri sebentar tapi pelayanan disini cepat jadi tak perlu menunggu lama udah keluar. Sesuai rekomendasi saya pesan es alpukat mocca, mumpung lagi cheating day jadi makannya di genjot hehehehe… Saya bukan penggemar manis karena menurut orang-orang terdekat saya ini udah manis dari sononya tapi gpp lah khusus Foodtrip kali ini saya makan yang manis-manis dan es alpukat mocca ini salah satunya.

Sepintas rasa es alpukat mocca ini mirip dengan avocado coffe milik salah satu tenant coffe yang sudah cukup ternama dan memiliki cabang dibanyak tempat. Jika avocado coffe lebih menyerupai jus alpukat yang di mix dengan coffee espresso maka es alpukat mocca ini lebih seperti es teler dengan isian alpukat dengan sirup mocca dan ditambah dengan susu kental. Hanya saja menurut saya es alpukat mocca ini rasa moccanya sedikit kurang banyak atau kurang kuat sehingga kalah dengan susu kental manis coklat.

Sedikit kurang bitter buat saya atau mungkin karena akhir-akhir ini lagi suka minum kopi hitam tanpa gula. Masalah selera bisa berbeda namun buktinya es alpukat mocca ini sudah memiliki penggemar sendiri dan bagi penikmat kuliner di kota Malang es alpukat mocca ini telah menjadi salah satu ciri khas kuliner di sekitaran SMA Dempo.

Selain es alpukat mocca yang banyak dipesan ada juga mie ayam. Tapi menurut saya ini lebih mendekati mie pangsit ketimbang mie ayam. Tau kan bedanya mie pangsit dan mie ayam? Selain dibedakan karena ada pangsit tapi juga dari topping mie itu sendiri. Saya bukan penggemar mie tapi bisa dikatakan mie disini lumayan juga. Overall kuliner di dempo masih worthed lah jika dibela-belain dari Surabaya ke Malang buat makan aja. Selain itu gado-gado disini juga direkomendasikan oleh sahabat-sahabat saya namun karena perjalanan Foodtrip di kota Malang ini masih panjang jadi saya simpan untuk kunjungan berikutnya.

Penasaran tujuan atau kuliner saya berikutnya? Ikuti terus info dan artikel saya seputar Foodtrip di kota Malang berikutnya…

  • Es Alpukat Mocca IDR 11k
  • Mie Ayam Bakso 12k
  • Mie Ayam Komplit 15k

Es Teler Dempor No 7
Jln Gede (Belakang SMAK St. Albertus)
Malang